Advertisement
Monday, 30 Nov 2020

Membangun Rantai Supply Pariwisata Open Trip ke Majalengka

Kini sebagai Organisasi terbilang cukup baru di Indonesia IFTA ( Indonesian Fighter Tourism Assosiation) kembali memperlihatkan kesungguhannya untuk membangkitkan Pariwisata khususnya di Kab. Majalengka di Jawa Barat. Kehadiran mereka pada tanggal 21-22 September 2020 ini adalah dalam rangka menelusuri tempat wisata apa saja yang akan dipilih untuk menjadi rute perjalanan Open Trip yang akan diselenggarakan dari wilayah Jakarta sekitarnya ke Majalengka. Tidak hanya wisata apa saja yang akan dipilih tetapi juga dalam rangka memilih rekanan kerjasama dengan Restouran mana saja dan penginapan mana saja yang menjadi pilihan kerjasama dengan IFTA sebagai lembaga yang membangun Rantai Supply Pariwisata ke majalengka.

Acara ini diselenggarakan selama 2 hari dari tanggal 21-22 September 2020, mulai dari pagi menuju Curug Ibun yang disambut oleh Pak Ulis ( Bpk.Totoh Tauhid Hermansyah) dan Pak Kuwu ( Bpk. Sanju) dari Desa Sukasari Kaler, Kec. Argapura 16 Km dari Kota Majalengka, atau 30 menit waktu yang ditempuh menuju ke Curug Ibun. Banyak angota IFTA yang sejumlah 14 orang sebagai Tim Project Trip ini merasa Curug Ibun menjadi kekuatan nilai jual yang cukup tinggi jika kita membuat Paket Open Trip ke Majalengka. Dari beberapa diskusi dengan para pemangku jabatan di Desa Sukasari Kaler ini berharap dapat bekerjasama dengan IFTA untuk keberlanjutan wisata ini lebih baik lagi. Harapan kami IFTA bisa menjadi pelopor dengan pemerintah desa dan Pemerintah Daerah untuk membantu memberikan pelatihan edukasi pengelolaan desa wisata, Sustainable Tourism, Tour Guide, Safety Tourism, Business Development, dan Digital Promotion. Kesemua ini kami bisa tawarkan secara gratis dari Organisasi IFTA. Daya dukung SDM yang mumpuni dari seluruh Indonesia telah ada di IFTA.

Beranjak dari Curug Ibun kami diantar ke sebuah lokasi Indah lainnya di Panyaweuyan, salah satu spot yang menarik Untuk Photo Selfie di Lawang Saketeng.  Setelah berkonsultasi dengan Pak Kuwu Desa Sakasari Kaler , menyarankan untuk membuka Coffee Shop untuk dapat menikmati Kopi di tempat tersebut dan menyarankan meningkatkan performance dari warung warung yang sudah ada berdiri menuju wilayah Stand Photo Selfie di Lawang Saketeng.

Selepas itu kami diarahkan menuju Restoran di wilayah Gunung Tengah yang memiliki View yang sangat Luarbiasa. Selain tempat yang enak untuk minum Kopi dan Santap makan siang atau sore, ternyata memiliki tempat menginap yang cukup memadai.

Rencana ke Gunung Karang batal tidak sesuai dengan rencana kunjungan dikarenakan terhalang hujan deras dikhawatirkan tempat yang licin dan longsor. Namun panitia merencanakan alternatif B dengan mengunjungi Kampoeng Air di desa Sukadana. Hanya sekedar mampir untuk melihat fasilitas wisata ini , jikalau cocok dengan paket privat lainnya jika berkunjung ke majalengka.

Selepas dari itu maka dilanjutkan meninjau Toko Oleh Oleh Majalengka Mart dan Toko Bolu Mangga Gedong Gincu di Majalengka. Sempat saat itu kami menerima penghormatan dari Pak Hikmawan dari Toko Oleh Oleh Majalengka Mart dan dari Pak Roni dari Toko Bolu Mangga Gedong Gincu. Selanjtnya kami menuju Restourant Tiga Dara mendapatkan kehormatan untuk mencoba Makan Malam dan makanan khas Majalengka. Kami bertemu langsung dengan Owner Tiga Dara dan Saung Iga , teh Sofie dan Kang Askar. Kami berdiskusi tentang rencana IFTA membangun Rantai Supply Pariwisata di majalengka, dimana akan terus secara rutin menjalankan Open Trip ke Majalengka.

Perjalanan Hari pertama di akhir dengan menginap di Sukawana Village di Kec, Kertajarti. Setelah kami beristirahat dan kami lanjutkan dengan berdiskusi dan mengevaluasi apa yang telah kami kunjungi dan mempersentasikan kepada para Business Owner dibidang Transportasi Bpk. Agus dan Bpk. Novel dari Jakarta, serta Business Owner lainnya dibidang Tour Travel, Videografi, dan lainnya mengenaio Rencana IFTA membangun rantai Supply pariwisata se jawa Bali, dimulai dengan rantai supply pariwisata di Majalengka. Setelah Rantai Supply di Majalengka telah berjalan akan ditindaklanjuti membangun rantai suppy di daerah kota Malang dan Wonosobo. Semangat para anggota IFTA yang hadir pada saat ini terpancarkan dengan cerah dan ceria. Begitu jelas Visi kedepan IFTA membangun Rantai Supply di berbagai kota di Indonesia.

Keesokan harinya dilanjutkan perjalanan menuju Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning Kec. Sindang Kab. Majalengka. Sayangnya menurut para pengelola Situ Cipanten saat ini air Situ tidak sejernih kalau masa penghujan atau sekitar Desember sampai bulan Juni. Jika masa kemarau air tidak terlalu jernih cenderung warna hijau. Namun Jika iklim curah hujan cukup tinggi maka air di Situ Cipanten berwarna jernih dan berwarna biru. Untuk itu jika mau kesini saran mereka pada saat cuaca hujan atau sekitar bulan Desember -Juni.

Selanjutnya kita lanjutkan acara berkunjung ke Cikadongdong River Tubing di desa Teja Kec. Rajagaluh. CRT ( Cikadongdong River Tubing ) adalah wahana Wisata yang banyk digemari anak muda dan memiliki tantangan bermain air di sungai dengan menggunakan Ban Dalam yang dirancang untuk keamanan pengguna, kalau dalam bahasa Sunda disebut dengan “Papalidan”. Ada dua yang ditawarkan di CRT tersebut . Pertama dengan waktu 15 menit sejauh 200 meter , dan dengan waktu tempuh selama 1 jam sekitar 1 kilometer lebih. Tempat nya luar biasa enak dengan sungai yang jernih, walaupun dimusim kemarau tempat ini debit air nyamemiliki kesetabilan yang cukup. Jadi kami sangat merekomendasikan ditempat ini untuk berekreasi sekeluarga atau bersama temen temen anda.

Dan terakhir sebelum kami berpisah menghilangkan penat maka kami berkumpul di SDV Coffee di Sukawan Kec. Kertajati . Tempat yang enak dan Couzy . Yu kita rencanakan Trip ke majalengka ya.( Ahers)