Kali ini IFTA telah di undang oleh Kepala Desa Banyuurip Kabupaten Tuban Bpk. Sugiyanto untuk meminta bantuan membuat Desa Wisata berbasis Sejarah. Salah satu kegiatan disana IFTA akan menggali Potensi-potensi Wisata di Daerah tersebut. Sesuai surat dari Pemerintah Desa Banyuurip Kecamatan Senori Kabupaten Tuban, pertanggal 8 oktober 2021 dengan nomer : 005/414.405.04/2021, yang ditandatangani Kepala Desa Banyuurip Bpk. Sugianto meminta kepada Tim Explore IFTA untuk dapat hadir dari tanggal 25 s/d 30 Oktober 2021 agar dapat membantu mewujudkan Desa Wisata di Desa Banyuurip .

Menurut Ketua IFTA Bpk. Hendra Perdana , ” kami sangat merespons niat kepala desa Banyuurip untuk mengundang kepada kami untuk membantu mempersiapkan Desa Banyuurip menjadi Desa Wisata, nanti kita akan liat dan gali potensi apa saja yang bisa kita jual, apa saran para ahli yang kita bawa untuk Desa tersebut”, ujar Ketua IFTA. Banyak peninggalan sejarah yang memiliki nilai tinggi, diantaranya banyak sumur – sumur minyak tua dibangun pada tahun 1880 , yang akan menjadi desa ini menjadi Desa Haritage.

Kegiatan ini akan memberikan masukan-masukan dari para Ahli IFTA,  dan pembentukan CBT ( Community Based on Tourism, dimana ini akan menjadi Project IFTA kedepan yang bisa menjadi pasar Desa Wisata berbasis Haritage tersebut diatas. Para Ahli yang di bawa oleh IFTA adalah Bpk. Kilik ( nama panggilan) sebagai ahli dibidang Pembangunan Desa Wisata dan Bpk. Wibi (nama panggilan) sebagai ahli dibidang Sustainability Development. Semoga Desa Banyuurip dapat mewujudkan Desa Wisata dalam waktu dekat ini dan bisa meramaikan Pasar wisata di Indonesia. ( AHRS )

Category
Tags

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *